Kegiatan Melipat Untuk Menstimulasi Motorik Halus Anak Usia Dini

Foto : Kegiatan Melipat Anak Usia Dini

RadarJateng.com, PendidikanAnak usia dini sering disebut dengan anak usia pra sekolah yang hidup pada masa anakanak awal dan masa peka. Masa ini merupakan masa yang paling tepat untuk meletakan dasar pertama dan utama dalam mengembangkan berbagai potensi anak. Anak usia dini berada pada tahap ready to use untuk dibentuk oleh orang tua, pendidik, dan masyarakat. Anak usia dini sudah memiliki kesiapan untuk merespon berbagai stimulasi eduktif yang diberikan oleh orang tua, pendidik dan masyarakat. [Novan Ardi Wiyani, Konsep Dasar PAUD]. Semua aspek perkembangan anak usia dini harus di stimulasi dengan baik. Salah satu aspeknya adalah perkembangan motorik kasar dan halus.

Untuk meningkatkan motorik halus pada anak tentunya guru harus merencanakan kegiatan pembelajaran dengan merumuskan standar kompetensi dan kompetensi dasar dalam bentuk Rencana Kegiatan Harian (RKH). Selanjutnya perencanaan yang telah dibuat tentunya dapat dilaksanakan secara sistematika dalam pelaksanaan, guru dapat menghubungkan materi pembelajaran antara tema dan kegiatan melipat kertas ataupun kain. Kegiatan pembelajaran yang dilakukan melibatkan anak secara aktif dalam menggunakan otot-otot kecil seperti tangan

Pada Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini Pasal 10 dijelaskan bahwa motorik halus mencakup kemampuan dan kelenturan menggunakan jari dan alat untuk mengeksplorasi dan mengekspresikan diri dalam berbagai bentuk. Salah satu kegiatan yang menstimulus motorik halus anak adalah melipat bentuk.

Read More

Melipat sendiri di kenal dengan istilah origami. Metode ini dikembangkan di negeri jepang sebagai salah satu bentuk seni tradisional. Kegiatan ini digunakan untuk mengisi waktu luang. Anakanak senang sekali memainkan dan melipat – lipat kertas menjadi sebuah bentuk yang menarik. Kegiatan melipat dengan seni origami sangat penting untuk menumbuhkan kecakapan visual di sampimg mengembangkan motorik halus anak dan seni yang dimiliki anak

Melipat merupakan kegiatan keterampilan tangan untuk menciptakan bentuk-bentuk tertentu tanpa menggunakan bahan perekat. Anak dapat melipat kertas origami dengan berbagai bentuk sesuai dengan kematangan motorik halus halusnya. Kegiatan melipat kertas adalah kegiatan yang sangat menyenangkan bagi anak karena dapat dibuat dengan bentuk apa saja, mulai dari melipat yang sederhana seperti bentuk segitiga, segiempat, kemudian dapat dilanjutkan dengan bentuk-bentuk yang lebih sulit, seperti melipat bentuk kupu-kupu, katak, kapal, pesawat terbang, bunga tulip dan lain-lain.

Gerak yang dilatih dari anak melalui kegiatan melipat ini adalah bagaimana anak melipat dan menekan lipatan demi lipatan itu karena kegiatan ini akan memperkuat otot-otot pada telapak tangan dan jari-jari tangan anak.

Adapun beberapa manfaat melipat kertas untuk anak usia dini adalah :

  1. Motorik halus anak akan berkembang dengan baik,
  2. Anak dapat belajar tentang komposisi, yaitu kemampuan mengatur ruang, jarak dan ketepatan
  3. Mengembangkan kesenangan, dengan kegiatan melipat kertas anakanak merasakan kesenangan dan gembira

Maka dari itu kegiatan melipat kertas sangat dianjurkan untuk menstimulasi motorik halus anak agar berkembang dengan optimal dengan diimbangi faktor – faktor pendukung lainya seperti, perkembangan sistem syaraf yang sudah matang, kemampuan fisik yang memungkinkan untuk bergerak sudah baik, keinginan anak yang memotivasinya untuk bergerak, lingkungan yang mendukung, aspek psikologis anak, umur, jenis kelamin, genetik dan kelainan kromosom.

Penulis : Mamluatur Rochmah, S. Pd

 

Related posts