Kiat Mengajarkan Tauhid Pada Anak Usia Dini.

Membiasakan bercerita pada anak tentang kebesaran Allah melalui buku.

RadarJateng.com, Pendidikan – “Dan ingatlah ketika Rabbmu mengeluarkan keturunan anak anak Adam   dari Sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka seraya berfirman , “ Bukankah aku ini Rabbmu ? mereka menjawab .”Betul, Engkau Rabb Kami, Kami menjadi saksi”. Kami lakukan yang demikian itu agar dihari kiamat kamu tidak mengatakan, “ sesungguhnya kami bani Adam orang orang yang lengah terhadap keesaan Allah ‘. (QS. Al A’rof : 172 )

 Ayah bunda yang luar biasa meskipun anak anak kita masih belajar berbicara satu dua kata, akan tetatpi sesunggihnya otak mereka bekerja dengan sangat baik untuk mengumpulkan setiap informasi yang ada disekitarnya, terutama lingkungan terdekat yaitu rumah dan keluarga. Terutama lagi adalah seorang ibu yang selalu membersamainya. Semua itu akan bisa didapati melalui ucapan atau perilaku mereka sehari hari saat mereka sudah diberikan kemampuan oleh Alloh SWT. Sering kita dibuat terpana bahkan tidak percaya jika si kecil sudah dapat mengucapkab beberapa kata yang belum sempurna, bagaimana mereka berbicara untuk pertama kalinya adalah hasil dari yang sering didengar dari lingkungan sekitar khususnya ibu dan keluarga. Tidak heran kita pernah mendengar kabar berita ada anak yang mampu menyanyi satu lagu dengan hafal sempurna , juga sebaliknya ada anak kecil yang hafal melatunkan ayat ayat suci Al quran.

Maka dari itu kewajiban orangtua yang perlu diajarkan pada anak anak yaitu mengajarkan tauhid atau mengenalkan Allah SWT sejak dini. Sebab bertujuan  membentuk pribadi yang berakhlak baik, sehingga dapat tumbuh menjadi manusia bermoral dan terhindar dari perilaku buruk.

Read More
Mengenal Allah di kegiatan pembelajaran

Pembelajaran tauhid yang perlu diajarkan terlebih dahulu yaitu :

  1. Mengenal Allah SWT. Pembelajaran tauhid seorang anak yaitu mengajarkan terlebih dahulu kepada anak “ Siapa Allah SWT’ dijelaskan       bahwa Allah adalah sang pencipata yang mencptkan dan menciptakan kita semua. Hanya Allah pember rizki dan semua mendapatkannya. Allah SWT juga mengatur alam semesta, menerbitkan matahari, bulan ,bintang, menurunkan hujan dan mengatur segalanya. Pengenalan ini bisa dilakukan disesuaikan dengan perkembangan anak, contoh dengan bernyanyi lagu sederhana tentang penciptaan Allah .
  2. Mengajarkan asma / nama dan sifat Allah SWT. Selanjutnya kita mengajarkan nama nama Allah SWT dan sifat sifatNya, dimana Allah adalah dzat yang paling sempurna, paling baik dan maha pemaaf , ada 99 nama Allah SWT yang tertuang dalam Asmaul Husna /nama nama Allah SWT yang baik . Allah akan marah jika manusia berbuat tidak sesuai dengan aturannya atau berbuat dosa. Allah yang menghidupkan kita kembali seteleh mematikan kita saat tidur nyenyak, sehingga saat terbangun harus selalu memuji- Nya dalam doa sebagai pembiasaan tanda syukur kepada Allah . Kegiatan yang dapat dilakukan yaitu membacakan buku cerita tentang sifat sifat Allah yang bahasanya sederhana sesuai dengan perkembangan anak, dapat juga melalui menyanyi Asmaul Husna.
  3. Mengajar tauhid Uluhiyyah. Kita juga mengajarkan kepad anak kita tauhid Uluhiyyah. Mengajarkan kepada mereka bahwa kita sebagai manusia hanya diperbolehkan untuk meminta sesuatu kepada Allah , apalagi minta kesehatan, rezeki dan keselamatan yang tidak akan bisa kita minta kepada selain Allah SWT. Hal hal semacam itu bisa kita sampaikan kepada anak anak ketika mereka berusia lebih dari 3 tahun, Kegiatan juga dapat dengan melihat film sederhana, menyanyi  dan bercerita  (Ocha)

Referensi https://www.ijfmr.com/submit-research-paper.php

Penulis, Ani Rochani, S.Pd Guru TK Islam Permata Hati, Kartasura – Sukoharjo – Jawa Tengah

Related posts