Memanfaatkan Bahan Dapur Untuk Melatih Motorik Halus Anak.

Ibu Meida Arum Tyas,S.Pd Guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 , Kec Sangatta Utara Kab Kutai Timur,Prov Kalimantan Timur

RadarJateng.com, Pendidikan Motorik halus adalah kemampuan anak untuk mengendalikan gerakan kecil pada tangan, jari, dan pergelangan tangan. Kemampuan ini sangat penting untuk perkembangan mereka karena memiliki banyak manfaat, seperti :

Kemampuan Menulis: Anak-anak dengan motorik halus yang baik dapat menggunakan pena atau pensil dengan baik. Kemampuan menulis, yang merupakan keterampilan penting dalam pendidikan.

Kemampuan Berpakaian: Motorik halus membantu anak mengikat tali sepatu, mengancing resleting, dan memasang kancing. Ini adalah kemampuan yang diperlukan untuk mengenakan pakaian secara mandiri.

Read More

Kemampuan Makan Sendiri: Anak-anak dengan motorik halus yang baik dapat menggunakan sendok dan garpu dengan lebih baik dan lebih mudah memindahkan makanan dari piring ke mulut.

Kemampuan Kreatif: Berbagai aktivitas kreatif, seperti menggambar, mewarnai, dan membuat kerajinan dll,Sehingga perkembangan motorik anak sangat penting untuk perkembangan fisik dan kognitif mereka,oleh karena itu orang tua/guru harus sedini mungkin menstimulasi kemampuan tersebuat agar anak berkembang secara optimal,

Menggunakan bahan-bahan yang ada di dapur adalah salah satu cara sederhana yang mudah di akses oleh orang tua dirumah dan tentunya menyenangkan bagi anak untuk melatih keterampilan motoriknya. Artikel ini akan membahas beberapa cara kreatif untuk menggunakan bahan-bahan yang ada di dapur untuk meningkatkan keterampilan motorik anak dirumah.

Yang pertama adalah menggunakan biji kacang-kacangan yang mudah dijumpai di dapur,seperti contohnya biji kacang merah/,kacang hijau dsb,yang di susun dengan pola yang sudah dibuat orang tua,dan untuk polanya itu sendiri bisa di kertas atau dilantai dengan bentuk abjad,geometri,atau angka sesuai kebutuhan,kegiatan tersebut dapat membantu anak-anak membangun motorik halus mereka,untuk menggunakan otot-otot kecil mereka untuk menggenggam, meraih, atau memanipulasi objek dengan presisi.

Antusias anakanak bermain sambil belajar dengan biji – bijian.

Beberapa keuntungan dari melatih motorik halus anak dengan biji-bijian adalah sebagai berikut:

Pengembangan Koordinasi Mata dan Tangan: Saat anak mencoba mengambil, meraih, atau memindahkan biji-bijian, mereka harus menggunakan mata mereka untuk melihat objek dan menggunakan tangan mereka untuk mengambilnya. Ini meningkatkan koordinasi antara mata dan tangan mereka.

Peningkatan Kemampuan Memegang: Bermain dengan biji-bijian dengan jari-jari mereka membantu anak-anak meningkatkan kemampuan mereka untuk memegang objek dengan baik. Melakukan tugas sehari-hari, seperti menulis, menggambar,dll

Stimulasi Sensori: Saat anak merasakan biji-bijian dengan jari-jari mereka, ini memberikan rangsangan sensori.

Yang kedua adalah kegiatan mengunakan tepung,orang tua bisa mengajak anak membuat plastisin yang aman menggunakan tepung,atau membuat kue bersama

Pengembangan motorik halus anak-anak sangat diuntungkan oleh kegiatan membuat kue bersama mereka.Berikut adalah beberapa keuntungan utama dalam kegiatan bermain adonan tepung untuk perkembangan motorik halus anak-anak:

Anak-anak dapat membantu membuat kue, Mereka dapat meremas adonan, memotong bentuk dengan cetakan kue, dan menghiasnya dengan glasir atau cokelat cair.

Koordinasi Mata dan Tangan: Ketika anak-anak mencampur bahan, mengaduk, atau memotong adonan, mereka harus mengoordinasikan gerakan tangan dan mata mereka dengan tepat. Ini membantu meningkatkan koordinasi motorik halus mereka.

Pengembangan Keterampilan Memegang Benda: Ketika anak menggunakan peralatan dapur seperti sendok, spatula, atau penggiling, anak harus dapat memegang dan mengontrol benda dengan baik. Ini membantu anak-anak mempelajari ketahanan dan kekuatan di jari-jari mereka.

Peningkatan Kemampuan Memotong: Ketika anak-anak memotong adonan atau membuat bentuk kue, mereka belajar memotong dengan pisau atau alat lainnya.

Penting untuk disampaikan kepada anak bahwa keamanan di dapur juga sangat penting. Pastikan anak-anak selalu diawasi dan diberi tahu tentang risiko di dapur. Selain itu, pilih aktivitas yang sesuai dengan usia dan tingkat keterampilan anak-anak agar mereka merasa nyaman dan berhasil dalam meningkatkan kemampuan motoricnya

Penulis : Meida Arum Tyas, S.Pd ,Guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 , Kec Sangatta Utara Kab Kutai Timur,Prov Kalimantan Timur

Related posts