Pembelajaran Berdifferensiasi. Efektifkah?

Foto : Ibu Jati Indria Hafni,S.Pd, Guru Bahasa Inggris SMA N 1 GEMUH, Kec.Gemuh, Kab.Kendal – Jawa Tengah

RadarJateng.com, Pendidikan Pendidikan merupakan investasi besar jangka panjang yang harus ditata, disiapkan dan diberikan sarana maupun prasarananya dalam arti modal material yang cukup besar, sebagaimana tertuang dalam Undang-undang Pendidikan No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab XI pasal 40 ayat (2) yakni pendidik harus profesional untuk menciptakan suasana pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, kreatif, dinamis dan dialogis. Untuk mewujudkan suasana pembelajaran yang bermakna kegiatan pembelajaran harus dirancang sedemikian rupa agar peserta didik terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran sehingga mampu mengenal dan mengembangkan kapasitas belajar dan potensi yang dimilikinya (Sistem Pendidikan Nasional, 2003: 13).

Di dalam sekolah terdapat keberagaman peserta didik diantaranya dari status sosial keluarga, bahasa anak, peserta didik yang memiliki minat bidang tertentu, peserta didik yang mengalami kesulitan belajar, dan peserta didik yang bosan dengan keterampilan yang dikuasainya sehingga pembelajaran menjadi tidak menantang dan menyedihkan bagi peserta didik tersebut.

Melihat banyaknya keragaman peserta didik yang ada di sekolah, guru perlu berupaya untuk mencari cara menyediakan pelayanan pendidikan yang dapat mengakomodasi semua kebutuhan peserta didik. Mereka memiliki kesempatan dan pilihan untuk mengakses apa yang kami tawarkan secara efektif sesuai dengan kebutuhan mereka. Fakta bahwa peserta didik kita memiliki karakteristik yang beragam, dengan keunikan, kekuatan dan kebutuhan belajar yang berbeda, tentunya perlu direspon dengan tepat. Jika tidak, tentunya akan terjadi ketegangan belajar ( learning gab ) dimana upaya yang ditampilkan peserta didik tidak sesuai dengan potensi niat yang seharusnya dapat ditunjukkan oleh peserta didik tersebut.

Read More
Foto : Antusias Siswa SMA N 1 GEMUH, Kec.Gemuh, Kab.Kendal – Jawa Tengah Saat Mengikuti Differensiasi KBM

Untuk memecahkan masalah pembelajaran tersebut, diperlukan alternatif tindakan untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik dengan pembelajaran berdifferensiasi. Pembelajaran differensiasi adalah pembelajaran yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik. Esensi dari pembelajaran differensiasi ini adalah menemukenali dan menumbuhkan potensi setiap peserta didik. Oleh sebab itu, sebaiknya guru mempunyai peran yang sangat penting dalam menumbuhkan potensi tersebut melalui pembelajaran berdifferensiasi.

Diferensiasi pembelajaran yang terdiri dari diferensiasi isi,proses dan produk dapat diterapkan jikalau di awal proses pembelajaran tes diagnostik diadakan awal untuk mengetahui gaya belajar peserta didik,sehingga guru dapat menentukan strategi dan rencana pembelajaran yang tepat sesuai dengan karakter materi yang akan dipelajarkan.

Pada mata pelajaran Bahasa Inggris yang penulis ampu, penulis telah menerapkan pembelajaran berdifferensiasi dengan model pembelajaran problem based learning . Di awal pembelajaran penulis mengelompokkan peserta didik berdasarkan gaya belajar mereka. Kemudian, dalam proses pembelajaran penulis memberikan gambaran tempat-tempat bersejarah beserta kalimat acaknya. Mereka menyusun kalimat acak tersebut berdasarkan gambar yang mereka dapat. Setelah itu mereka diberi kebebasan dalam menampilkan hasil diskusi mereka dengan media yang mereka sukai dan kuasai. Cukup sederhana memang, namun dampak dari proses pembelajaran berdiferensiasi ini sangat signifikan.

Lebih dari 70% peserta didik antusias dan aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini terbukti saat diskusi dan presentasi mereka, sebagian besar peserta didik antusias dalam mengerjakan tugas dan aktif dalam mempresentasikan tugas mereka. Mereka juga memiliki tanggung jawab yang lebih ketika harus menentukan media yang akan mereka gunakan untuk presentasi.

Keefektifan proses pembelajaran berdifferensiasi bergantung pada persiapan guru dalam mempersiapkan segala proses yang akan dilakukan. Efektifitas dari proses pembelajaran berdiferensiasi bergantung pada bagaimana guru memberikan instruksi, pengawasan serta pendampingan kepada peserta didik selama proses pembelajaran.

Oleh, Jati Indria Hafni, S.Pd ( Guru Bahasa Inggris ) di SMA N 1 GEMUH, Kec.Gemuh, Kab.Kendal – Jawa Tengah

Related posts