Penerapan Media Jam Pintar Untuk Meningkatkan Kemampuan anak Dalam Mengenal Konsep Bilangan Usia 5-6 Tahun Di TKIT Hidayatul Fikri Bogor.

Penerapan Media Jam Pintar Untuk Meningkatkan Kemampuan anak Dalam Mengenal Konsep Bilangan Usia 5-6 Tahun Di TKIT Hidayatul Fikri Bogor.

RadarJateng.com, Pendidikan Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan 5 perkembangan, yaitu : perkembangan moral dan agama, perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan/kognitif (daya pikir, daya cipta), sosio emosional (sikap dan emosi) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan sesuai kelompok usia yang dilalui oleh anak usia dini seperti yang tercantum dalam Permendiknas no 58 tahun 2009.

Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini yaitu:

  1. Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa.
  2. Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah, sehingga dapat mengurangi usia putus sekolah dan mampu bersaing secara sehat di jenjang pendidikan berikutnya.

Pendidikan pada Anak Usia Dini diarahkan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani anak Usia Dini agar dapat bertumbuh dan berkembang secara sehat dan optimal sesuai dengan  nilai norma dan harapan masyarakat. Salah satu upaya dalam memfasilitasi tumbuh kembang anak usia dini adalah dengan menstimulasi kemampuan kognif anak. Adapun pengertian kognitif  Menurut Williams dan Susanto, yaitu cara individu bertingkah laku, bertindak, dan cepat lambatnya individu saat memecahkan masalah yang sedang dihadapi.

Read More

Seperti yang kita ketahui bahwa pendidikan di Taman kanak – kanak adalah pendidikan yang menekankan pada kegiatan belajar sambil bermain dan bermain sambil belajar, berdasarkan hal tersebut maka pembelajaran yang diselenggarakan   di TKIT hidayatul Fikri Bogor dalam mengenal konsep bilangan dilakukan dengan media yang dapat merangsang anak untuk berfikir melalui  suatu alat permainan yang disebuta Jam Pintar.

Antusias anakanak menggunakan media jam pintar di TKIT Hidayatul Fikri, Desa Pagelaran Kec.Ciomas Kab. Bogor – Jawa Barat.

Konsep bilangan adalah suatu kegiatan pembelajaran yang melibatkan pemikiran, daya nalar dan imajinasi dalam kegiatan menghitung, membilang menghubungkan benda dengan angka yang disesuailkan dengan karakteristik anak dan tahapan perkembangnan anak. Pengenalan konsep bilangan pada anak usia dini dapat dilakukan melalui bermain sambil belajar.

Memperkenalkan konsep bilangan pada anak Usia Dini diharapkan dapat melatih ,  dalam bidang logika matematika dimana anak Usia Dini dapat berfikir kritis, dapat menyelesaikan masalah sehari-hari serta dapat meningkatkan kreativitas anak.

Sebagai pendidik dijenjang Taman Kanak- kanak kita harus mampu menciptakan media pembelajaran yang menarik, aman digunakan  dan dapat memberikan motivasi kepada anak sehingga anak dapat mengikuti pembelajaran dengan semangat, ceria dan antusias.

Dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan dalam mengenal konsep bilangan di TKIT Hidayatul Fikri Bogor maka saya merancang  penggunaan  media yaitu Jam Pintar, dimana melalui media jam pintar ini anak dapat terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran, tidak menggunakan LK sehingga anak dapat secara langsung mempraktekan kegiatan pembelajaran. Adapun Strategi pembelajaran dengan  menggunakan media jam pintar menurut Asmara (2017) yaitu:

  1. Anak mampu melatih ingatannya terhadap semua peristiwa dan kejadian yang pernah dialaminya.
  2. Aanak mampu melatih ingatannya terhadap semua peristiwa dan kejadian yang pernah dialaminya.
  3. Aanak mampu mengembangkan pemikiran-pemikiran dalam rangka menghubungkan satu peristiwa dengan peristiwa lainnya.
  4. Anak mampu melakukan penalaran baik yang terjadi secara alamiah(spontan), maupun melalui proses ilmiah(percobaan)
  5. Anak mampu memecahkan persoalan hidup yang dihadapinya, sehingga pada akhirnya anak akan menjadi individu yang mampu menolong dirinya sendiri.
Media jam pintar untuk anak paud

Bahan – bahan yang digunakan untuk membuat media Jam Pintar:

  • Kardus bekas
  • Karton dua warna
  • Kartu angka
  • Kertas Origami
  • Jarum Pentul
  • Lem
  • Kartu gambar sesuai tema
  • Kater
  • Gunting
  • 2 buah dadu angka

Cara membuat media Jam Pintar:

  1. Potong kardus membentuk segi emapat dan lingkaran
  2. Lapisi kardus dengan kertas karton warna bebas
  3. Potong kardus membentuk jarum jam dan lapisi dengan kertas origami
  4. Tempelkan jarum jam ditengah lingkaran dan tusuk menggunakan jarum pentul
  5. Bengkokan jarum pentul dibagian belakang
  6. Pasang angka dan gambar sesuai tema
  7. Siapkan 2 buah dadu yang sudah diberi angka

Cara bermain:

Pertama – tama anak melempar dadu lalu pasangkan angka yang keluar pada  permukaan dadu pada angka dan gambar yang ada di jam pintar dengan kartu angka yang telah kita siapkan.

Tujuan dari pembuatan media ini adalah untuk mengenalkan konsep bilangan pada anak usia 5-6  tahun dan juga untuk melatih kemampuan kognitif anak di TKIT Hidayatul Fikri Bogor melaui bermain sambil belajar dimana anak secara aktif  melaksanakan kegiatan pembelajaran.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.

Penulis Een Pujihastuti,S.Pd. Guru TKIT hidayatul Fikri. Desa Pagelaran Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat.

Related posts